doa yang bervisi sri hastuti
doa yang bervisi sri hastuti

DOA YANG BERVISI

Doa yang bervisi, fenomena seorang berdoa pada umumnya hanyalah sebatas meminta keinginan pribadi. Seperti meningkatkan daya konsumsi pribadi seperti minta bisa Umroh, punya mobil terbaru atau rumah idaman.

Tapi  bagaimana doa itu  bisa mendapatkan manfaat jangka panjang makanya doa itu harus bervisi sampai akhir hayat.

Untuk doa yang bervisi seperti itu minta hidayah ke Allah  supaya Allah membimbing kita agar ibadah kita secara hablum minannas itu semata-mata karena untuk ibadah secara hablum minallah.

Contoh doa yang memiliki visi :

“Ya Allah, bimbing aku untuk huznuzhon/ tawakallah terhadap masalah dan rezeki yg diberikan padaku supaya aku bisa meningkatkan segala kualitas diriku  untuk kebahagian dunia dan  akhirat.”

Lalu bagaimana doa kita supaya bervisi? maka Kita harus bisa analisa pribadi kita terlebih dahulu dengan analisa SWOT ( Strength , Weakness, Opportunity & Threat) :

1. Strength / kelebihan

Saya mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru sehingga mudah akrab dengan teman baru di lingkungan kerja baru.

 

2. Weakness / kelemahan

Saya mudah bosan dengan pekerjaan rutin sehingga saya gampang menunda pekerjaan saya.

3.  Opportunity / kesempatan

Saya selalu diberikan kesempatan untuk memberikan ide untuk menyelesaikan masalah & melakukan ide saya untuk menyelesaikan masalah.

4. Threat / ancaman / tantangan

Ide saya kalah bersaingan dengan ide teman saya untuk menyelesaikan masalah, sehingga dengan analisa SWOT, secara tidak langsung kita intropeksi diri sendiri, analisa SWOT ini bisa dijadikan bahan dialog kita kepada Allah sehingga saat berdoa kepada Allah, keinginan kita bisa jadi doa yang bervisi masa depan hingga akhirat.

Dengan doa yang memiliki visi , Allah akan mengkaruniakan rezeki tidak hanya melalui  kemampuan kita beriktiar mencari nafkah, tapi juga rezeki dari segala arah. Agar  kita  selalu ingat kepada Allah, bahkan masalah pun yang  biasanya datangnya  secara mendadak, dengan doa yang bervisi, insyaallah rencana yang kita buat dengan petunjuk  Allah, kita bisa mengantisipasi suatu masalah bahwa hidup dan  mati kita sudah diatur oleh Allah. Waallahualam

 

Oleh: Sri Hastuti (Guru SD Silaturahim Islamic School)

 

 

Kunjungi juga : insanmandiri.sch.id

Leave a Reply