Festival Budaya Jawa Barat dengan tema “West Java Creative Vibe Sauyunan Dina Kreasi”

Festival Budaya Jawa Barat “Sauyunan Dina Kreasi” di SD Silaturahim Islamic School

Festival Budaya Jawa Barat dengan tema “West Java Creative Vibe: Sauyunan Dina Kreasi” sukses diselenggarakan pada Rabu, 15 April 2026 di Auditorium Munif Chatib Yayasan Pendidikan Silaturahim Jatikarya (YPSJ). Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa SD Silaturahim Islamic School dari kelas 1 hingga kelas 6.

Sejak awal acara, suasana kebersamaan sudah terasa kuat. Para siswa, guru, dan orang tua yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Tema Sauyunan Dina Kreasi yang berarti kebersamaan dalam berkarya benar-benar tercermin dalam setiap penampilan yang disajikan.

Ragam Pentas Seni Budaya Sunda yang Memukau

Festival ini menghadirkan berbagai pertunjukan khas budaya Jawa Barat yang dibawakan langsung oleh para siswa. Penampilan tersebut meliputi:

  • Peragaan busana adat Sunda
  • Tarian tradisional seperti Tari Jaipong dan Tari Merak
  • Drama cerita rakyat khas Jawa Barat
  • Penyajian dan pameran masakan tradisional

Setiap penampilan dipersiapkan dengan baik, sehingga mampu memukau para penonton. Tidak hanya menampilkan keindahan seni, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi siswa untuk lebih mengenal budaya daerahnya.

Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Kepala SD Silaturahim Islamic School menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memupuk kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi, generasi muda perlu dibekali dengan pemahaman budaya lokal agar tidak kehilangan jati diri.

“Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung seperti ini. Mereka jadi lebih mengenal dan mencintai budaya Jawa Barat,” ujarnya.

Dukungan Orang Tua dan Kehadiran Tokoh Pendidikan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para wali siswa yang memberikan dukungan penuh terhadap penampilan putra-putrinya. Kehadiran orang tua menambah semangat siswa untuk tampil maksimal di atas panggung.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Pengawas Pembina Sekolah Dasar wilayah Kecamatan Jatisampurna, yaitu Ibu Astuti. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan festival budaya ini.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun karakter siswa sekaligus melestarikan budaya Jawa Barat. Saya berharap program ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Edukasi Melalui Seni dan Kuliner Tradisional

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah adanya penyajian makanan khas Jawa Barat. Siswa tidak hanya menampilkan, tetapi juga mempelajari nilai budaya di balik setiap hidangan tradisional seperti karedok, lotek, dan makanan khas lainnya.

Selain itu, melalui drama dan tarian, siswa juga belajar tentang nilai-nilai moral, kearifan lokal, serta sejarah budaya Sunda. Hal ini menjadikan festival sebagai media pembelajaran yang menyeluruh—baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik.

Dokumentasi Kegiatan Bisa Disaksikan Secara Online

Bagi yang tidak sempat hadir, pihak sekolah menyediakan dokumentasi lengkap kegiatan yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Silaturahim Islamic School. Hal ini menjadi langkah positif dalam memperluas manfaat kegiatan serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Komitmen Melestarikan Budaya di Lingkungan Sekolah

Festival Budaya Jawa Barat ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Melalui kegiatan kreatif seperti ini, siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku budaya.

Dengan semangat “Sauyunan Dina Kreasi”, SD Silaturahim Islamic School berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang membangun karakter dan kecintaan terhadap budaya bangsa.